Tanya Jawab Seputar Kemasan Modern


1. Seberapa pentingnya sebuah produk harus memiliki desain, kemasan, dan logo yang bagus?
Sangat penting karena kemasan, design kemasan dan logo pada kemasan adalah bagian yang merupakan bentuk ekspresi visual sebuah produk. Oleh karena itu kemasan yang menarik akan cepat dikenal dan dapat meningkatkan minat pembeli (daya jual). Untuk mengetahui lebih dalam seberapa penting sebuah kemasan anda dapat membaca artikel kami tentang Fungsi Kemasan dan Pengemasan Produk


2. Apakah kemasan bagus dan berkualitas itu mahal?
Untuk kemasan cetak yang bagus dan berkualitas dibuat dengat cetak rotogravure. Dengan proses produksi tersebut akan menghasilkan kualitas cetak pada kemasan yang jauh lebih baik, dibadingkan dengan kemasan yang di pasangkan stiker atau cetak dengan metode sablon. Akan tetapi untuk proses tersebut pada umumnua membutuhkan minimum quantity produksi (minimal order) yang tidak sedikit, sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar, tapi jika dihitung per pcs maka harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya produksi kemasan dengan metode cetak sablon ataupun kemasan yang dipasangkan stiker.


3. Aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam pembuatan dan pemilihan bentuk kemasan?
Aspek-aspek yg harus diperhatikan dalam membuat desain kemasan antara lain:
1. Aspek Segmentasi Pasar : siapa pembeli produk?
2. Aspek Visual : mencakup ranah estetika seperti ide, konsep , desain, persepsi dan psikologi, warna, serta karakter yang ingin ditampilkan atau disampaikan di dalam suatu kemasan produk.
3. Aspek Fungsional : Dapat melindungi produk yang di inginkan, praktis, baik dalam bentuk fisik maupun segi fungsinya, produk, aspek keunikan atau berbeda dengan produk lainnya, yang memudahkan suatu produk dapat bersaing dengan kompetitor produk lainnya, sehingga kemasan dapat mendukung dan dapat mendongkrak omset penjualan.


4. Aspek apa saja yang harus diperhatikan saat membuat desain kemasan?
Memperhatikan aspek estetika dan psikologi dalam proses pembuatan design, Seperti contoh pemilihan warna adalah hal yang paling mendasar yang akan menentukan menarik atau tidaknya suatu kemasan atas produk yang kita jual.


5. Info apa saja yang harus ditulis di kemasan agar tetap ringkas, lengkap tapi tidak membuat kemasan terlihat penuh.
Merk/Logo/Branding, deskripsi produk (dapat menggunakan gambar/foto), kandungan nutrisi, tanggal produksi dan informasi kadaluarsa produk, serta informasi perusahaan produksi dan distributor.


6. Apa saja kriteria kemasan yang baik dan aman serta bahan kemasan yang dapat digunakan dalam pengemasan makanan ?
Kemasan yang baik dan aman untuk mengemas makanan :
1. mengendalikan uap air
2. mengendalikan suhu
3. mencegah kontak cahaya
4. mencegah kontaminasi terhadap produk


7. Seperti apa saja bentuk-bentuk kemasan pada umumnya yang digunakan untuk mengemas produk makanan?
Bentuk kemasan plastik pada umumnya yang biasa digunakan untuk mengemas produk makanan adalah :

Plastik Kemasan Standing PouchBentuk Kemasan Berdiri (Standing Pouch) atau umum dikatakan sebagai model kemasan berdiri, kemasan ini sangat mudah untuk dipajang pada stand display atau rak market, kemasan seperti ini umum dijumpai untuk mengemas minyak ataupun produk refill. Kemasan dengan bentuk ini sangat cocok untuk mengemas produk seperti : Produk berbahan cair, Minyak, Sabun, dan Aneka Snack


Plastik Kemasan Center SealBentuk Kemasan Bantal/Sachet (Centre Seal), kemasan ini adalah salah satu jenis kemasan sachet yang memiliki seal atau perekat dibagian tengah (seperti produk snack/chiki di supermarket). Kemasan ini sangat cocok untuk produk yang bentuknya tidak berarturan ataupun produk bersifat serbuk seperti: keripik, Kopi, Teh, Abon, kacang, dll


Kemasan Plastik Vakum Sachet (Vacuum Bag Sachet)Bentuk Kemasan Bantal/Sachet (Three Side Seal), atau seal di ketiga sisinya. Cocok untuk produk seperti : kopi, jahe instan, kacang dan lain-lain.


Plastik Kemasan Gusset (Lekukan Pada Sisi)Bentuk Kemasan dengan Lekukan pada sisi (Gusset), Kemasan ini memiliki lipatan disisi kanan dan kiri, sehingga kemasan ini menghemat ruang penimpanan (storage) karena adanya lipatan tersebuk, Paling banyak kemasan ini digunakan untuk mengemas kopi, biscuit, atau produk lainnya.



8. Bagaimana menyesuaikan kemasan yang tepat dengan jenis produk yang dijual? Seperti contoh produk bersifat bubuk, pasta, kacang-kacangan, abon, kripik dan lainnya?
Untuk menyesuaikan kemasan yang tepat anda harus bisa mengenal jenis jenis bahan kemasan dan bentuk bentuk kemasan.sehingga anda dapat menentukan kemasan yang tepat untuk mengemas produk anda. Anda bisa membaca artikel kami tentang bagaimana memilih kemasan yang baik


9. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses produksi kemasan?
Untuk proses produksi kemasan dengan proses cetak rotogravure (printing), membutuhkan waktu produksi ±1 Bulan dari proses laminasi hingga proses bag making. Untuk proses produksi kemasan tanpa printing (polos), membutuhkan waktu pengerjaan ±3 minggu, tergantung dari ketersediaan bahan baku produksi.


10. Berapa minimal order kemasan dan biayanya?
Minimal order dan biaya pembuatan kemasan di PT. Sinergy Indopack Makmur, tergantung dari bahan baku, ukuran dan ketersediaan stock (untuk produk yang rutin kami produksi).


11. Dimana saya bisa memesan plastik kemasan multilayer atau plastik kemasan khusus?
Untuk kemasan multilayer dengan kualitas tinggi dan mutu terjamin serta untuk pemesanan plastik kemasan yang menggunakan bahan-bahan kemasan khusus dan design khusus seperti kemasan berbahan Nylon, LLDPE, PET (kemasan vakum) ataupun kemasan berbahan dasar aluminium foil anda dapat memesan kemasan tersebut di PT. Sinergy Indopack Makmur


12.Tips apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam membuat kemasan, desain, dan logo terutama bagi UKM pemula di bidang kuliner?
Sedikit kita mengulas bagaimana membuat design kemasan yang baik dan menarik, salah satu hal yang harus dihindari dalam membuat kemasan adalah desain dan logo menjiplak produk lain, menyampaikan informasi yang menyesatkan/salah, mengandung unsur SARA dan Menyudutkan produk lain.